081806696986 liveindonesia.id@gmail.com

1 JUNI HARI LAHIRNYA PANCASIL, DASAR IDEOLOGI BANGSA INDONESIA

Tanggal 1 juni merupakan hari lahirnya ideolgi bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Tapi tahukah kalian bagaimana sejarah hari lahir Pancasila? Lahirnya pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh Sukarno pada 1 Juni 1945.

Sejarah hari lahir Pancasila, diambil dari rapat Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang mengadakan sidang pertama dari 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Rapat dibuka pada tanggal 28 Mei 1945 dan pembahasan dimulai keesokan harinya 29 Mei 1945 dengan tema dasar negara.

Rapat pertama diadakan di gedung Chuo Sangi In di Jalan Pejambon 6 Jakarta yang kini dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila. Pada zaman Belanda, gedung tersebut merupakan gedung Volksraad atau Perwakilan Rakyat.

Dalam perumusannya BPUPKI yang diketuai oleh Dr. K.R.T.Radjiman Wedyodiningrat bertugas memastikan bahwa gagasan dasar negara harus mencakup semua hal.

Kemudian sejumlah tokoh yakni Muhammad Yamin, Soepomo, dan Sukarno mengemukakan gagasannya masing-masing. Saat itu Sukarno mengemukakan lima hal yang akan menjadi dasar negara, yaitu:

1. Kebangsaan Indonesia atau nasionalisme

2. Kemanusiaan atau internasionalisme.

3. Mufakat atau Demokrasi.

4. Kesejahteraan Sosial.

5. Ketuhanan yang berkebudayaan.

Setelah beberapa hari tidak mendapat titik terang, pada 1 Juni 1945, Sukarno mendapat giliran untuk menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia merdeka, yang dinamakan Pancasila. Pidato yang tidak dipersiapkan secara tertulis terlebih dahulu itu diterima secara aklamasi oleh segenap anggota BPUPKI.

Isi gagasan yang di sampaikan oleh Sukarno ialah terkait dasar negara Indonesia, yang dinamai “Pancasila”. Panca artinya lima, sedangkan sila artinya prinsip atau asas. Pada saat itu Bung Karno menyebutkan lima dasar untuk negara Indonesia, yakni Sila pertama “Kebangsaan”, sila kedua “Internasionalisme atau Perikemanusiaan”, sila ketiga “Demokrasi”, sila keempat “Keadilan sosial”, dan sila kelima “Ketuhanan yang Maha Esa”.

Untuk menyempurnakan rumusan Pancasila dan membuat Undang-Undang Dasar yang berlandaskan kelima asas tersebut, maka Dokuritsu Junbi Cosakai membentuk sebuah panitia yang disebut sebagai panitia Sembilan. Berisi Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Abikoesno Tjokroseojoso, Agus Salim, Wahid Hasjim, Mohammad Yamin, Abdul Kahar Muzakir, Mr. AA Maramis, dan Achmad Soebardjo.

Setelah melalui beberapa proses persidangan, Pancasila akhirnya dapat disahkan pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Pada siding tersebut, disetujui bahwa Pancasila dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang sah.

Hari Pancasila ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh Presiden Joko Widodo pada 1 Juni 2016. Dia menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur nasional dan berlaku mulai 2017.

SUMBER

https://bpip.go.id

https://www.cnnindonesia.com

http://smpn19.semarangkota.go.id