081806696986 liveindonesia.id@gmail.com

25 NOVEMBER, HARI GURU (PAHLAWAN TANPA TANDA JASA)

Logo menggambarkan semangat belajar yang tetap menyala di tengah kondisi pandemik saat ini. Elemen-elemen desain yang terdiri dari figur pak guru, ibu guru, serta siswa dan siswi yang digambarkan sedang memakai masker, tampak dinamis dan ceria dalam menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Pemanfaatan teknologi digambarkan dengan simbol-simbol wi-fi, laptop, telepon selular, serta aplikasi telekonferensi, yang memiliki relevansi kuat dengan kondisi aktual saat ini sebagai alat penunjang kegiatan belajar mengajar.

Sementara bentuk hati, menggambarkan seluruh komponen pendidikan mulai dari guru, murid, hingga orang tua, yang bersinergi menciptakan semangat belajar yang merdeka dan penuh cinta guna memberikan hasil yang terbaik untuk dunia pendidikan di Indonesia.

Itulah makna logo hari guru nasional 2020 di Indonesia, namun tahukah kalian sejarah di peringati hari guru nasional setiap tanggal 25 November 2020?

Dilansir suara.com Hari Guru Nasional berkaitan erat dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang diawali oleh terbentuknya Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada tahun 1912.

PGHB dibentuk untuk memperjuangkan nasib para anggotanya yang memiliki latar pendidikan berbeda-beda. Beriringan dengan perkembangan organisasi guru, maka munculah organisasi-organisasi guru lainnya.

Anggota PGHB adalah para guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan penilik sekolah, yang umumnya bertugas di Sekolah Desa serta Sekolah Rakyat Angka Dua. Selain PGHB, berdiri pula organisasi guru lain dengan berbagi corak misal profesi dan keagamaan

Kemudian, di tahun 1932, PGHB berganti nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Saat Indonesia diduduki oleh Jepang, segala bentuk organisasi dilarang, sekolah ditutup, dan PGI pun tidak dapat beraktivitas seperti sedia kala. Namun, situasi berubah saat Indonesia berhasil menyatakan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.

Diperingatinya tanggal ini sebagai Hari Guru Nasional adalah berdasarkan Kepres (Keputusan Presiden) Nomor 78 Tahun 1994 hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada guru.

Dari pernyataan tersebut, bahwa hari guru mempunyai makna sebagai bentuk penghormatan kepada guru  atas jasa-jasa yang telah dilakukannya selama ia mengajar. Bahwa pada setiap tanggal 25 November diperingati sebagai hari ulang tahun guru se-indonesia.

Untuk itu Kita tidak harus memberikan hadiah yang indah kepada mereka, ucapan selamat yang berlebihan, tetapi cukup menghormati, menghargai, menyanyanginya serta mendoakan selalu setiap hari dan yang paling penting anggaplah dia sebagai orangtua kita sebagaimana beliau menganggap kita sebagai anak mereka sendiri.

Semoga kita sebagai siswa dan guru bisa mengambil maknanya dan mengaplikasikannya dalam kehidupan kita, dan semoga para guru yang ada di Indonesia selalu berjaya. Amin

SUMBER

https://www.suara.com/news/

https://news.detik.com/berita/

https://jurnalgarut.pikiran-rakyat.com/pendidikan/

https://www.kompasiana.com/