081806696986 liveindonesia.id@gmail.com

BABONGKO, KUE MANIS UNTUK SARAPAN WARGA KUTAI

Babongko atau ada juga yang menyebut bebongko, Namanya memang unik, Sajian ini termasuk kategori kue basah. Meskipun demikian, warga Kutai Kartanegara menyukai babongko disantap sebagai menu sarapan.

Selain untuk sarapan, babongko juga sering disuguhkan pada acara-acara besar, seperti pernikahan atau beseprah (ritual sarapan besar). Sepintas, babongko mirip bubur sumsum di Jawa. Bedanya, tepung beras babongko diberi pewarna hijau dari perasan daun suji. Selain itu, babongko disajikan dalam bungkus daun pisang berbentuk piramida.

Sekilas penampilan Babongko tampak seperti nasi lemak atau pundut, namun jika dilihat isinya, maka akan terlihat perbedaan yang mencolok.

Bagi masyarakat di sana, Bebongko menjadi salah satu pilihan hidangan saat sarapan. Tak hanya itu panganan ini juga sering disuguhkan dalam acara-acara besar, seperti pernikahan atau ritual sarapan besar ala Kutai yang disebut beseprah.

Selain untuk sarapan, babongko juga sering disuguhkan pada acara-acara besar, seperti pernikahan atau beseprah (ritual sarapan besar). Sepintas, babongko mirip bubur sumsum di Jawa. Bedanya, tepung beras babongko diberi pewarna hijau dari perasan daun suji. Selain itu, babongko disajikan dalam bungkus daun pisang berbentuk piramida

Sajian ini punya warna hijau yang menarik dengan tekstur lembut dan kenyal. Tektur itu didapat dari proses pembuatan yang diawali dengan mencampur adonan tepung. Adonan itu dimasak bersama santan encer, gula pasir, dan garam. Adonan masak yang sudah mengental kemudian didinginkan. Jika sudah dingin, adonan dibungkus bersama gula merah cair dan santan kental. Barulah babongko dikukus hingga matang.

Sayangnya makanan khas Banjar ini sudah jarang di olah, sehingga keberadaannya semakin terlupakan.

SUMBER
https://merahputih.com

https://www.tantiamelia.com

https://ksmtour.com